Macam Macam Puasa Sunnah Bagi Umat Islam

Puasa dalam ajaran agama islam terbagi ke dalam 4 jenis, yaitu puasa wajib, puasa sunnah, puasa makruh dan puasa haram. Dari ke-4 jenis puasa tersebut memiliki rentang waktu dan jadwal pelaksanaan masing-masing. Akan tetapi, perlu Anda cermati bahwa saat ini banyak terdapat hadist palsu atau berita hoax mengenai puasa. Jadi, Anda harus benar-benar mengetahui secara pasti bagaimana hukum yang mendasari puasa sunnah ini. Oleh sebab itu, pada kesempatan kali ini kita akan membahas macam-macam puasa sunnah yang ada beserta waktu dan jadwal pelaksanaanya.

Puasa Sunnah ialah jenis puasa yang tidak wajib untuk dilakukan bagi pemeluk agama  islam, melainkan apabila puasa tersebut dilakukan akan mendapat pahala dari Allah SWT. Sama halnya dengan puasa wajib, puasa sunnah juga merupakan upaya dalam menahan diri dari hawa nafsu berupa makan atau minum, bahkan segala sesuatu yang dapat membatalkan puasa mulai dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari atau saat berbuka tiba. Hal ini apabila dilakukan akan mendapat pahala, namun ketika tidak dilakukan juga tidak akan mendapatkan dosa. Oleh sebab itu, mengenai hikmah yang terdapat di dalamnya juga penting untuk diketahui agar senantiasa kita selalu berusaha untuk menjalankan puasa sunnah ini.

Hikmah Puasa Sunnah

Hikmah Puasa Sunnah
Hikmah Puasa Sunnah (photo; pixabay.com)

Menunaikan puasa merupakan salah satu ibadah yang banyak terdapat hikmah di dalamnya. Bahkan, tidak hanya hikmah dalam hal agama mengenai pahala, melainkan juga membawa manfaat bagi kesehatan tubuh. Terutama puasa sunnah yang kita bahas saat ini. Dengan menjalankan puasa sunnah maka kita dapat menjauhkan diri dari segala perbuatan tidak baik dan maksiat yang kelak akan mendatangkan siksa dari Allah. Selain itu, kita juga dapat melatih diri agar dapat menahan hawa nafsu dari makan, minum, dan berbagai hal lain yang membatalkan puasa. Sehingga, kita bisa lebih terjaga dan tidak mudah terpengaruh akan sesuatu. Maka, puasa sunnah secara tidak langsung dapat juga meningkatkan kadar keimanan kita kepada Allah. Selain itu, hikmah bagi kesehatan ialah bisa memberi jeda bagi tubuh untuk tidak terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman.

Macam-Macam Puasa Sunnah dan Jadwal Pelaksanaan Puasa Sunnah

Macam-Macam Puasa Sunnah
ilustrasi Macam-Macam Puasa Sunnah (photo: pixabay.com)

Puasa Arafah

ialah macam puasa sunnah yang dilakukan pada bulan Dzulhijjah bagi umat muslim yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji, tepatnya pada hari ke-sembilan. Sehingga, hal ini bertepatan dengan mereka umat muslim yang sedang berada di padang arafah. Sedangkan waktu pelaksanaanya Anda bisa menyesuaikan dari setiap bulan haji dalam satu tahunnya, karena terdapat perbedaan antara kalender hijriyah dan nasional, sehingga waktu pelaksanaanya tidak selalu atau tetap pada bulan tertentu. Puasa ini merupakan salah datu puasa sunnah utama yang bisa dilakukan menurut para ijma’ ulama. Di samping itu, puasa ini tidak disarankan dilakukan bagi mereka yang sedang menempuh ibadah haji, hal ini dimaksudkan agar mereka lebih fokus dan kuat dalam beribadah, khususnya berdoa karena pada dasarnya ketika semakin khusyuk dalam berdoa, maka semakin kuat pula kemungkinan doa akan terkabul atau diijabah. Selanjutnya, terdapat pula keutamaan yang diperoleh dari puasa sunnah ini yaitu dapat menghapus dosa selama dua tahun pada tahun sebelumnya dan satu tahun yang akan datang.

Puasa Bulan Dzulhijjah pada Sembilan Hari Pertamanya

Selain banyak berdoa, berdzikir dan melakukan berbagai amalan lainnya, pada sepuluh hari awal bulan Dzulhijjah kita sebagai unat muslim juga disunnahkan untuk melakukan puasa. Keutamaan dari melakukan ibadah puasa ini bisa mebdapatkan pahala sama seperti halnya puasa setahun penuh dan melakukan amalan sholat di setiap malam atau sholat pada lailatul qadr, mendapatkan ampunan atas segala dosa-dosanya oleh Allah SWT, dikabulkan atas segala doa-doanya serta dijauhkan dari sifat munafik dan siksa kubur serta mendapatkan Rahmat dari Allah SWT.

Puasa Tasu’a dan Puasa 10 Muharram

Puasa Tasu’a ialah puasan sunnah yang dilakukan pada tanggal 9 Muharram, biasa dilakukam beriringan dengan puasa pada hari esoknya yaitu 10 Muharram. Hal ini dilakukan untuk membedakan puasa yang dilakukan oleh umat Nasrani, karena pada tanggal 10 Muharram mereka juga menunaikan ibadah puasa ini. Sehingga, dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunnah ini dua hari berturut-turut. Sedangkan keutamaan yang akan diperoleh yaitu mendapatkan pahala sama halnya dengan sholat malam di setiap bulan Muharram dan sholat sunnah seusai sholat fardhu. Selain itu, dengan menunaikan puasa ini, Allah SWT akan mengampuni segala dosa-dosa kecil kita selama setahun yang lalu.

Puasa Syawal

merupakan sunnah Nabi Muhammad Saw yang dilakukan pada enam hari saat bulan Syawal. Keutamaan yang akan diperoleh bagi seseorang yang tekah menunaikan ibadah puasa Ramadhan disertai dengan enam hari puasa di bulan Syawal maka akan terhapuskannya dosa-dosa selama setahun.

Puasa Senin-Kamis

merupakan puasa sunnah yang kerap dilakukan oleh Nabi Muhammad Saw. Dengan menunaikan puasa ini akan membawa hikmah berupa melatih diri untuk disiplin, membatasi hawa nafsu dan mengontrol emosi agar terhindar dari berbagai macam dosa serta memberi manfaat bagi tubuh agar bisa beristirahat. Selain itu, terdapat pula keutamaan karena amal dan perbuatan kita akan diangkat dan diperiksa oleh Allah pada hari Senin dan Kamis, sehingga akan jauh lebih baik ketika amalan kita diperiksa sedang dalam keadaan berpuasa.

Itulah beberapa macam beserta jadwal puasa sunnah yang bisa Anda lakukan agar mendapatkan berbagai hikmah dan keutamannya dalam kehidupan dunia dan akhirat.

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *