Cara Membangun Rumah dengan Kolam Renang

Kolam renang saat ini merupakan sebuah sarana bermain yang menyenangkan. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga bisa merasakan kesenangan ketika bermain air di kolam renang. Saat ini kolam renang juga bisa dibuat secara langsung di halaman rumah tentunya dengan memperhatikan beberapa faktor.

Biaya untuk membangun kolam renang memang cukup besar dan membutuhkan lahan yang luas, namun dengan adanya kolam renang kamu akan banyak menghemat pengeluaran untuk berlibur ke waterboom. Apalagi jika dalam keluargamu ada yang hobi berenang dan bercita-cita meraih prestasi dari cabang olahraga renang. Untuk itu, dalam artikel ini akan dijelaskan lebih lanjut mengenai tipe membuat rumah dengan kolam renang.

Membangun Kolam Renang yang Ideal di Rumah

Membangun kolam renang tentu membutuhkan dana yang besar dan lahan yang cukup luas. Jika kamu memiliki dana yang cukup namun lahan terbatas, kamu masih bisa mengatasinya dengan cara membuat semacam kolam renang kecil di bagian rumah yang tak terpakai. Kamu juga masih bisa membuat rumah tingkat dengan bagian dasar berupa kolam renang. Bahkan jika kamu cukup berani, kamu bisa membuat kolam renang di atas atap rumah. Tentunya untuk membuat itu semua kamu harus membuat semacam konsep yang matang dan dengan bantuan kontraktor kolam renang yang tepat.

Hal yang Wajib diperhatikan dalam Membuat Kolam Renang di Rumah

Membuat kolam renang tidak seperti membangun bangunan biasa. Kamu harus jeli dalam memilih material yang digunakan serta membuat kolam tersebut tidak mudah bocor. Untuk itu kamu harus memperhatikan beberapa tips berikut ini:

1. Perhatikan bentuk dan ukuran

Langkah pertama sebelum membangun sebuah kolam renang adalah dengan membuat konsep bentuk dan ukuran dari sebuah kolam renang. Kamu bisa mencari terlebih dahulu lahan mana yang akan kamu jadikan kolam renang. Setelah itu kamu bisa mulai mengukurnya dan menetukan seperti apa bentuk dari kolam renang tersebut. Bentuk dari kolam renang juga akan berpengaruh terhadap desain rumah yang sudah kamu atur sebelumnya. Jika kamu merasa kesulitan, kamu bisa meminta bantu dari yang ahli dalam bidang ini.

2. Kedalaman kolam renang

Langkah selanjutnya jika kamu sudah menentukan bentuk dan ukuran dari kolam renang, kamu harus menentukan kedalaman dari kolam tersebut. Kedalaman air tentu ditentukan berdasarkan siapa pengguna dari kolam renang tersebut. Jika kolam renang dibuat untuk memenuhi kebutuhan anak kecil, sebaiknya jangan buat kolam yang dalam karena akan sangar berbahaya. Kamu bisa juga membuat kolam renang dengan desain miring agar dalam kolam renang tersebut tercipta beberapa kemiringan yang ideal. Selain itu, kamu juga bisa membuat air dalam kolam tersebut tidak terlalu penuh agar anak kecil masih bisa bermain dengan nyaman dan suatu saat bisa diisi dengan penuh jika anak-anak di rumah sudah tumbuh besar.

3. Sistem penyaringan

Langkah selanjutnya adalah mengatur sistem penyaringan dari kolam renang. Hal ini penting dilakukan karena kolam renang perlu penyaringan air yang baik. Tahapan ini penting dipersiapkan sejak awal karena sistem penyaringan berkaitan langsung dengan sistem konstruksi dari kolam renang.

4. Sirkulasi air

Selanjutnya, kamu harus memperhatikan juga sirkulasi dari air kolam. Kamu bisa menerapkan sistem overflow, yaitu dengan menyiapkan saluran air untuk menangkap tumpahan air dari kolam renang. Air tersebut nantinya akan masuk ke dalam balancing tank dan disaring ulang untuk nantinya bisa masuk kembali ke dalam kolam renang. Penentuan sirkulasi air juga berkaitan dengan bagaimana model dari kolam renang tersebut. Kamu juga harus menyiapkan instalasi pipa yang baik agar nantinya aliran air berjalan dengan lancar. Pastikan air tidak akan tersumbat pada instalasi pipa

5. Bibir kolam

Secara konstruksi, bibir kolam merupakan hal yang perlu diperhatikan. Pasalnya bibir kolam selain harus bebas dari licin juga harus bisa terlihat indah. Kamu bisa mengaplikasikan berbagai batuan salah satunya adalah batuan andesit dan juga batuan dengan aneka warna untuk menciptakan nuansa yang natural dan indah. Selain itu, kamu juga bisa mengaplikasikan dek kayu pada bagian teras untuk menambahkan kesan natural dan juga tidak licin.

6. Hiasan sekitar kolam

Untuk yang satu ini sangat bersifat opsional berdasarkan selera setiap orang. Kebanyakan orang akan menambahkan tanaman hijau di sekitar kolam renang. Hal tersebut merupakan ide yang bagus, namun kamu juga harus menjaga agar daun-daun kering yang gugur tidak mengotori kolam renang secara terus-menerus. Kamu juga bisa menggunakan miniatur air terjun yang jatuh ke kolam renang agar muncul nuansa seperti di pegunungan yang sejuk. Namun, sebaiknya kamu tidak menambahkan hewan pada kolam renangmu seperti ikan maupun kura-kura. Selain membuat kotor kolam renang, hewan tersebut juga akan mengalami gangguan kesehatan mengingat adanya penggunaan kaporit pada kolam renang. Hiasan lain yang cukup sering digunakan adalah penggunaan seluncuran yang sangat cocok digunakan untuk anak kecil. Sebaiknya buatlah seluncuran dengan bahan semen karena lebih awet dan kokoh. Tambahkan juga ornamen-ornamen yang indah di bagian tepi kolam.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *